Finansial

Harga Emas Antam Turun Tipis pada 22 September 2026

Harga Emas Antam Turun Tipis pada 22 September 2026

Harga emas Antam kembali mengalami penurunan tipis pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Harga emas Antam 24 karat turun Rp 1.000 per gram dan berada di level Rp 2.627.000 per gram. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, harga emas hari ini untuk ukuran terkecil yakni 0,5 gram berada di angka Rp 1.363.500. Sementara itu, harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 25.765.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.567.600.000.

Penurunan harga emas Antam ini menjadi perhatian bagi para investor dan masyarakat yang ingin berinvestasi emas. Pasalnya, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit karena dianggap aman dan likuid. Meskipun harga turun, minat masyarakat untuk memiliki emas batangan Antam diperkirakan tetap tinggi, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diwarnai peningkatan permintaan.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut adalah rincian harga emas Antam 24 karat untuk berbagai ukuran pada Selasa (22/9/2026):

Dari daftar tersebut, terlihat bahwa harga emas Antam untuk ukuran 1 gram turun menjadi Rp 2.627.000, atau turun Rp 1.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini tergolong tipis, namun tetap mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Harga Buyback Emas Antam

Selain harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Harga buyback adalah harga yang ditawarkan Antam jika Anda ingin menjual emas yang Anda miliki. Pada hari ini, harga buyback emas Antam turun Rp 1.000 dan berada di level Rp 2.461.000 per gram. Artinya, jika Anda memiliki emas Antam 1 gram dan ingin menjualnya kembali ke Antam, Anda akan menerima Rp 2.461.000 per gram.

Perlu dicatat bahwa harga buyback biasanya lebih rendah daripada harga jual. Selisih antara harga jual dan harga buyback ini disebut spread, yang merupakan salah satu sumber pendapatan bagi penjual emas. Spread ini juga menjadi pertimbangan bagi investor yang ingin membeli emas untuk tujuan jangka pendek. Semakin kecil spread, semakin menguntungkan bagi investor yang ingin cepat menjual kembali emasnya.

Pajak Pembelian Emas Batangan

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Namun, jika pembeli dapat menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk transaksinya, maka potongan pajak yang dikenakan lebih rendah, yaitu 0,45%. Ketentuan ini berlaku untuk pembelian emas batangan di Antam maupun di tempat lain yang memenuhi kriteria sebagai pemungut PPh 22.

Bagi investor, pemahaman mengenai pajak ini penting karena dapat memengaruhi total biaya investasi. Misalnya, jika Anda membeli emas 1 gram seharga Rp 2.627.000, maka dengan NPWP Anda akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% dari harga pembelian, yaitu sekitar Rp 11.821. Tanpa NPWP, pajak yang dikenakan dua kali lipat, yaitu sekitar Rp 23.643. Oleh karena itu, pastikan Anda menyertakan NPWP saat bertransaksi untuk mendapatkan tarif pajak yang lebih rendah.

Tren Harga Emas dalam Sepekan

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada dalam rentang Rp 2.593.000 hingga Rp 2.638.000 per gram. Sementara dalam sebulan terakhir, harga emas Antam bergerak dalam rentang Rp 2.592.000 hingga Rp 2.768.000 per gram. Rentang ini menunjukkan bahwa harga emas mengalami fluktuasi yang cukup signifikan, terutama dalam sebulan terakhir.

Penurunan harga emas dalam beberapa hari terakhir dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, pergerakan harga emas di pasar global. Emas internasional sering kali menjadi acuan bagi harga emas domestik. Jika harga emas dunia turun, maka harga emas Antam juga cenderung turun. Kedua, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Emas diperdagangkan dalam dollar AS, sehingga pelemahan atau penguatan rupiah dapat memengaruhi harga emas dalam rupiah. Jika rupiah menguat, harga emas dalam rupiah bisa turun, dan sebaliknya.

Ketiga, faktor permintaan dan penawaran di pasar domestik. Menjelang hari besar keagamaan atau akhir tahun, permintaan emas biasanya meningkat, yang dapat mendorong harga naik. Sebaliknya, jika permintaan lesu, harga bisa turun. Keempat, kondisi ekonomi makro dan kebijakan moneter, baik di dalam maupun luar negeri. Kenaikan suku bunga acuan, misalnya, dapat membuat emas kurang menarik karena imbal hasilnya tidak sekompetitif instrumen berbunga.

Mengapa Emas Antam Menjadi Pilihan Investasi?

Emas Antam merupakan salah satu produk emas batangan yang paling populer di Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa masyarakat memilih emas Antam untuk berinvestasi. Pertama, emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), perusahaan tambang milik negara yang memiliki reputasi baik. Produknya memiliki sertifikat resmi dan kadar emas yang terjamin, yaitu 24 karat atau 99,99%.

Kedua, emas Antam mudah diperjualbelikan. Antam memiliki jaringan penjualan yang luas, termasuk melalui situs Logam Mulia dan butik emas di berbagai kota. Selain itu, emas Antam juga dapat dijual kembali ke Antam dengan harga buyback yang telah ditetapkan. Likuiditasnya tinggi, sehingga investor dapat dengan mudah mencairkan investasinya.

Ketiga, emas Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Ini memberikan fleksibilitas bagi investor dengan berbagai tingkat kemampuan modal. Investor pemula dapat memulai dengan ukuran kecil, sementara investor besar dapat membeli dalam jumlah besar.

Keempat, emas dianggap sebagai aset safe haven, yaitu aset yang nilainya cenderung stabil atau bahkan naik saat pasar keuangan dilanda ketidakpastian. Dalam situasi inflasi tinggi atau gejolak ekonomi, emas sering menjadi pelindung nilai kekayaan.

Risiko dan Pertimbangan Investasi Emas

Meskipun emas memiliki banyak kelebihan, investasi emas juga memiliki risiko dan pertimbangan yang perlu diperhatikan. Pertama, harga emas dapat turun. Seperti yang terjadi saat ini, harga emas Antam turun tipis. Investor yang membeli emas pada harga tinggi berpotensi mengalami kerugian jika menjual saat harga turun. Oleh karena itu, investasi emas sebaiknya dilakukan untuk jangka panjang.

Kedua, biaya penyimpanan. Emas fisik memerlukan tempat penyimpanan yang aman, seperti safe deposit box di bank. Biaya sewa safe deposit box menjadi tambahan pengeluaran yang perlu dihitung. Jika emas disimpan di rumah, risiko kehilangan atau pencurian menjadi pertimbangan.

Ketiga, spread harga jual dan buyback. Selisih antara harga jual dan buyback cukup signifikan, sehingga investor perlu mempertimbangkan biaya ini saat membeli emas untuk tujuan jangka pendek. Semakin sering bertransaksi, semakin besar biaya spread yang harus ditanggung.

Keempat, pajak. Pembelian emas dikenakan PPh 22, dan penjualan emas juga dapat dikenakan pajak tergantung pada ketentuan yang berlaku. Investor perlu memahami aspek perpajakan ini agar tidak terkejut dengan kewajiban pajak di kemudian hari.

Tips Membeli dan Menjual Emas Antam

Bagi Anda yang tertarik membeli atau menjual emas Antam, berikut beberapa tips yang dapat membantu:

  1. Pantau harga secara berkala. Harga emas berfluktuasi setiap hari. Pantau harga di situs resmi Logam Mulia atau aplikasi terpercaya untuk mendapatkan harga terbaik.

  2. Beli saat harga turun. Meskipun tidak ada jaminan harga akan naik kembali, membeli saat harga turun dapat memberikan potensi keuntungan lebih besar.

  3. Sertakan NPWP saat membeli. Ini akan mengurangi pajak pembelian dari 0,9% menjadi 0,45%.

  4. Simpan bukti pembelian. Sertifikat dan bukti pembelian penting untuk menjual kembali emas Anda.

  5. Jual di tempat terpercaya. Antam adalah tempat yang paling aman untuk menjual emas Antam. Pastikan Anda mengetahui harga buyback terbaru sebelum menjual.

  6. Pertimbangkan investasi jangka panjang. Emas cenderung meningkat nilainya dalam jangka panjang. Jangan terburu-buru menjual saat harga turun.

  7. Diversifikasi portofolio. Jangan menaruh semua dana di emas. Diversifikasi dengan instrumen lain dapat mengurangi risiko.

Outlook Harga Emas ke Depan

Prospek harga emas ke depan masih dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik. Ketegangan geopolitik, kebijakan moneter bank sentral utama, serta kondisi ekonomi global akan menjadi penentu arah harga emas. Jika ketidakpastian meningkat, emas cenderung diminati sebagai aset safe haven. Sebaliknya, jika kondisi ekonomi membaik dan suku bunga naik, emas bisa tertekan.

Di dalam negeri, permintaan emas menjelang akhir tahun biasanya meningkat. Namun, daya beli masyarakat juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Jika inflasi terkendali dan daya beli kuat, permintaan emas dapat meningkat. Sebaliknya, jika daya beli melemah, permintaan bisa lesu.

Bagi investor, penting untuk tidak hanya melihat pergerakan harga jangka pendek, tetapi juga memahami fundamental pasar. Konsultasi dengan penasihat keuangan dapat membantu mengambil keputusan yang lebih bijak.

Kesimpulan

Harga emas Antam pada 22 September 2026 turun tipis Rp 1.000 per gram menjadi Rp 2.627.000 per gram. Harga buyback juga turun menjadi Rp 2.461.000 per gram. Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%, atau 0,45% jika menyertakan NPWP. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp 2.593.000โ€“2.638.000 per gram, sedangkan dalam sebulan terakhir di rentang Rp 2.592.000โ€“2.768.000 per gram. Emas Antam tetap menjadi pilihan investasi yang populer karena kualitas, likuiditas, dan fleksibilitas ukurannya. Namun, investor perlu mempertimbangkan risiko, biaya, dan pajak sebelum berinvestasi.

FAQ

1. Berapa harga emas Antam 1 gram pada 22 September 2026?
Harga emas Antam 1 gram pada 22 September 2026 adalah Rp 2.627.000.

2. Berapa penurunan harga emas Antam hari ini?
Harga emas Antam turun Rp 1.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya.

3. Berapa harga emas Antam 0,5 gram?
Harga emas Antam 0,5 gram adalah Rp 1.363.500.

4. Berapa harga emas Antam 10 gram?
Harga emas Antam 10 gram adalah Rp 25.765.000.

5. Berapa harga emas Antam 1.000 gram?
Harga emas Antam 1.000 gram adalah Rp 2.567.600.000.

6. Apa itu harga buyback emas Antam?
Harga buyback adalah harga yang ditawarkan Antam jika Anda ingin menjual emas yang Anda miliki.

7. Berapa harga buyback emas Antam hari ini?
Harga buyback emas Antam hari ini adalah Rp 2.461.000 per gram, turun Rp 1.000.

8. Berapa pajak pembelian emas batangan?
PPh 22 sebesar 0,9%. Jika menyertakan NPWP, tarifnya menjadi 0,45%.

9. Apa dasar hukum pajak pembelian emas?
PMK Nomor 34 Tahun 2017.

10. Berapa rentang harga emas Antam dalam sepekan terakhir?
Rentang Rp 2.593.000โ€“2.638.000 per gram.