Berita

Pertamina Cetak Rekor MURI, Masak 8.100 Porsi Ayam Kecap Serentak di 8 Kota

Pertamina Cetak Rekor MURI, Masak 8.100 Porsi Ayam Kecap Serentak di 8 Kota

PT Pertamina Patra Niaga resmi mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah menggelar acara memasak 8.100 porsi ayam kecap rempah Nusantara menggunakan Bright Gas secara serentak di delapan kota di Indonesia. Kegiatan bertajuk "Warisan Nusantara dari Hati, Cetak Rekor Indonesia bersama Bright Gas" ini dipusatkan di Plaza Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta

Acara ini bukan sekadar ajang memecahkan rekor, melainkan juga menjadi perayaan kebersamaan, pemberdayaan masyarakat, dan wujud nyata kepedulian Pertamina Patra Niaga kepada pelanggan dan masyarakat luas. Ribuan porsi masakan yang dihasilkan kemudian dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, menjadikan kegiatan ini sarat nilai sosial.

Latar Belakang Kegiatan

Kegiatan ini digelar dalam semangat Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September. Pertamina Patra Niaga ingin memanfaatkan momen tersebut untuk menegaskan bahwa pelanggan adalah pusat dari transformasi perusahaan. Melalui acara memasak serentak, perusahaan berusaha membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya kuliner Nusantara.

Dalam sambutannya, Direktur Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa Jakarta menjadi salah satu titik utama kegiatan dengan target memasak 2.850 porsi. Seluruh masakan yang dihasilkan kemudian akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Ini nanti akan dibagikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di hari ini dan tentunya dengan pengawasan yang ketat agar masakan ini juga dapat diterima dengan kondisi baik," kata Mars Ega di Plaza Timur, GBK, Senayan

Delapan Kota dan Satu Kota Tambahan

Selain Jakarta, kegiatan serupa juga digelar di Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Jayapura. Tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat pelaksanaan kegiatan bertambah di Cilacap, sehingga jumlah masakan yang dihasilkan diperkirakan melebihi target awal 8.100 porsi.

Setiap kota melibatkan para juru masak dari berbagai latar belakang. Mulai dari Persatuan Wanita Patra (PWP) PusatPersatuan Wanita Patra Niaga Subholding DownstreamPKK Duren Sawit, para Key Opinion Leader (KOL), hingga perwira Pertamina di masing-masing kota penyelenggara. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.

Rekor MURI Bukan Tujuan Utama

Menariknya, Mars Ega menegaskan bahwa Rekor MURI bukan menjadi tujuan utama dari kegiatan masak serentak tersebut. Menurutnya, rekor itu justru menjadi wadah untuk menyatukan tekad, membangun semangat gotong royong dan kolaborasi, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.

"Rekor MURI memasak menggunakan Bright Gas hari ini merupakan bagian kepedulian apresiasi Pertamina kepada pelanggan masyarakat, sekaligus membangun kedekatan Pertamina dengan masyarakat dengan kegiatan positif yang bernilai sosial," tegasnya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa di balik pencapaian rekor, ada misi sosial yang jauh lebih besar. Makanan yang telah dimasak tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi benar-benar disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, seperti sejumlah yayasan, pengunjung SPBU, serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Apresiasi dari Komisaris Utama Pertamina

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, yang akrab disapa Iwan Bule, turut hadir dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang menurutnya membawa pesan kuat tentang kebersamaan.

"Tadi saya sudah lihat peralatan masaknya. Terima kasih Pertamina Patra Niaga telah memberikan suatu hal yang luar biasa, yang nantinya akan menargetkan rekor MURI. Kegiatan ini membawa pesan tentang kebersamaan," kata Iwan Bule.

Ia juga menilai bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berbicara mengenai rekor MURI, tetapi juga mengangkat budaya Nusantara, memberdayakan masyarakat, serta mempererat kedekatan Pertamina dengan pelanggan.

"Jadi bukan hanya rekor MURI, budaya Nusantara, pemberdayaan masyarakat, dan terpenting adalah kedekatan para pelanggan dengan Pertamina. Itu paling penting. Tentunya Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pelanggan adalah pusat dari transformasi Pertamina," ucapnya lagi.

Pelanggan sebagai Pusat Transformasi

Iwan Bule menegaskan bahwa keberhasilan Pertamina tidak hanya diukur dari kinerja bisnis semata. Lebih dari itu, keberhasilan sejati adalah ketika perusahaan mampu membangun kepercayaan, kepuasan, dan memberikan manfaat nyata kepada pelanggan serta masyarakat luas.

Pernyataan ini sejalan dengan arah transformasi yang sedang dijalankan Pertamina. Di era persaingan energi yang semakin ketat, kedekatan dengan pelanggan menjadi salah satu faktor kunci untuk memenangkan pasar.

"Keberhasilan Pertamina tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kepercayaan, kepuasan, dan manfaat yang diberikan kepada pelanggan serta masyarakat," tegas Iwan.

Dukungan terhadap Kuliner Nusantara

Pemilihan menu ayam kecap rempah Nusantara bukanlah tanpa alasan. Menu ini dipilih sebagai representasi kekayaan kuliner Indonesia yang kaya akan rempah-rempah. Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga juga ingin mengangkat budaya kuliner Nusantara ke panggung yang lebih luas.

Ayam kecap rempah adalah masakan yang akrab di lidah masyarakat Indonesia, namun tetap memiliki nilai budaya yang kuat. Dengan memasak menu ini secara serentak di berbagai kota, Pertamina Patra Niaga turut melestarikan warisan kuliner bangsa.

Peran Bright Gas dalam Kegiatan

Seluruh proses memasak dalam kegiatan ini menggunakan Bright Gas, produk LPG non-subsidi dari Pertamina. Penggunaan Bright Gas menegaskan komitmen Pertamina untuk menyediakan produk yang aman, efisien, dan ramah bagi masyarakat.

Bright Gas dipilih karena keunggulannya dalam hal keamanan dan kemudahan penggunaan. Dengan menggunakan Bright Gas, proses memasak ribuan porsi sekaligus dapat dilakukan dengan lancar di semua titik penyelenggaraan.

Antusiasme Masyarakat 

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari bertambahnya titik penyelenggaraan di Cilacap di luar delapan kota yang direncanakan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung selalu mendapat sambutan hangat.

Para peserta yang terlibat, baik dari kalangan organisasi wanita, PKK, KOL, maupun perwira Pertamina, menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka tidak hanya memasak, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap kegiatan ini.

Penyerahan Piagam Rekor MURI

Atas pencapaian tersebut, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan Piagam Penghargaan Nomor 12911/R.MURI/IX/2026 kepada PT Pertamina Patra Niaga atas rekor sajian ayam kecap terbanyak di Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti resmi atas keberhasilan kegiatan yang melibatkan banyak pihak tersebut.

Penyerahan piagam ini menjadi momen puncak dari seluruh rangkaian acara. Namun, sebagaimana ditekankan oleh para petinggi Pertamina, piagam rekor hanyalah simbol. Yang jauh lebih penting adalah dampak sosial dan kebersamaan yang telah terjalin.

Strategi CSR dan Branding

Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari strategi Corporate Social Responsibility (CSR) yang efektif. Pertamina Patra Niaga tidak hanya fokus pada pencapaian rekor, tetapi juga mengintegrasikan unsur budaya, pemberdayaan masyarakat, dan kepedulian sosial dalam satu acara.

Dari sisi branding, kegiatan ini memperkuat citra Pertamina sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat. Pelibatan berbagai elemen seperti PWP, PKK, KOL, dan perwira Pertamina menunjukkan bahwa perusahaan berusaha merangkul semua pihak.

Selain itu, penggunaan Bright Gas dalam kegiatan ini juga menjadi sarana promosi yang cerdas. Publik dapat melihat langsung bagaimana produk LPG non-subsidi Pertamina digunakan dalam skala besar, sekaligus membangun kepercayaan terhadap kualitas produk.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Dari sisi sosial, pembagian ribuan porsi makanan kepada yayasan dan masyarakat yang membutuhkan memberikan manfaat langsung yang nyata. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi ekonomi, kegiatan ini melibatkan para juru masak lokal, penyedia bahan baku, dan tenaga kerja di berbagai kota. Dengan demikian, ada perputaran ekonomi yang terjadi di setiap titik penyelenggaraan.

Penutup

Pencapaian Rekor MURI oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam memasak 8.100 porsi ayam kecap rempah Nusantara secara serentak di delapan kota adalah sebuah prestasi yang membanggakan. Namun, lebih dari sekadar rekor, kegiatan ini menjadi cerminan dari komitmen Pertamina untuk terus dekat dengan masyarakat, melestarikan budaya, dan memberikan manfaat nyata.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, kegiatan seperti ini menjadi pembeda. Perusahaan tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat dengan pelanggan dan masyarakat luas.

Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk melakukan hal serupa. Karena pada akhirnya, bisnis yang sukses adalah bisnis yang mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Rekor apa yang dicatatkan oleh Pertamina Patra Niaga?

Pertamina Patra Niaga mencatatkan Rekor MURI untuk sajian ayam kecap terbanyak di Indonesia, yaitu 8.100 porsi.

2. Di mana kegiatan memasak serentak digelar?

Kegiatan digelar di delapan kota: Jakarta, Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Jayapura, plus tambahan di Cilacap.

3. Apa produk yang digunakan untuk memasak?

Seluruh proses memasak menggunakan Bright Gas, produk LPG non-subsidi dari Pertamina.

4. Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini?

Kegiatan melibatkan Persatuan Wanita Patra (PWP) Pusat, PWP Patra Niaga, PKK Duren Sawit, KOL, dan perwira Pertamina di masing-masing kota.

5. Apa yang dilakukan dengan ribuan porsi makanan tersebut?

Makanan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sejumlah yayasan, dan pengunjung SPBU.

6. Apa pesan utama dari kegiatan ini?

Pesan utamanya adalah kebersamaan, kepedulian sosial, pelestarian budaya kuliner Nusantara, dan kedekatan Pertamina dengan pelanggan.

7. Siapa saja pejabat Pertamina yang hadir?

Direktur Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan turut hadir dalam acara tersebut.

8. Kapan acara ini digelar?

Acara digelar pada Minggu, 6 September 2026, bertepatan dengan semangat Hari Pelanggan Nasional.

9. Apa nomor piagam Rekor MURI yang diberikan?

Piagam Rekor MURI bernomor 12911/R.MURI/IX/2026.

10. Apakah target awal 8.100 porsi terlampaui?

Ya, dengan bertambahnya titik di Cilacap, jumlah masakan diperkirakan melebihi 8.100 porsi.