Berita

Launching Persija Disambut Jakmania: Reaksi Fans Soal 29 Pemain dan Jersey Baru

Launching Persija Disambut Jakmania: Reaksi Fans Soal 29 Pemain dan Jersey Baru

Persija Jakarta resmi menggelar acara launching tim untuk musim 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu malam. Acara bertajuk "Reignited: Api Macan Tak Pernah Padam" ini dihadiri ribuan Jakmania—suporter setia Persija—yang memadati tribun selatan stadion. Peluncuran tim menjadi momen yang sangat dinanti setelah drama panjang perombakan skuad, kehadiran pelatih baru, serta bocoran jersey anyar yang sudah beredar di media sosial sejak pekan lalu.

Dalam acara tersebut, manajemen memperkenalkan 29 pemain untuk musim 2026/2027, termasuk delapan pemain anyar. Jersey baru berwarna oranye-kebanggaan dengan pola macan modern ikut dirilis dan mendapat sambutan meriah, meski tidak lepas dari cibiran khas Jakmania. Media sosial langsung bergejolak sepanjang malam: pujian, kritik, candaan, hingga tagar #PersijaLaunching2026 berhasil memuncaki trending topic di X.

Artikel ini merangkum jalannya launching, daftar pemain, reaksi fans, serta sorotan terhadap jersey baru yang menjadi bahan perbincangan.

Lebih dari Sekadar Perkenalan

Acara dimulai pukul 18.30 WIB dengan pertunjukan laser dan video mapping bergambar sejarah panjang Persija. Banner raksasa bergambar Macan Kemayoran dibentangkan di tengah lapangan. Satu per satu pemain dipanggil naik ke panggung, dimulai dari kiper, bek, gelandang, hingga penyerang. Sorakan paling keras tentu saja diberikan kepada kapten tim Rizky Ridho dan bintang asal Jepang, Takumi Sasaki, yang musim ini bergabung dari Kyoto Sanga.

Manajemen juga memperkenalkan pelatih kepala baru, Luis Milla, yang kembali melatih Persija setelah sebelumnya menangani pada 2017–2019. Milla berjanji membawa Persija bersaing di papan atas dan menembus final Piala Indonesia.

"Kami datang untuk juara. Tidak ada alasan lain. Jakmania pantas mendapat itu," ujar Milla dari atas panggung.

Daftar 29 Pemain Persija Musim 2026/2027

Berikut adalah nama-nama yang diperkenalkan dalam launching.

Penjaga Gawang:

  1. Andritany Ardhiyasa (26)

  2. Cahya Supriadi (30)

  3. Erlangga Setyo (8)

Bek:

  1. Rizky Ridho (5) – kapten

  2. Ondřej Kúdela (3)

  3. Jordi Amat (4)

  4. Ilham Rio Fahmi (2)

  5. Firza Andika (11)

  6. Akbar Arjunsyah (13)

  7. Muhammad Ferarri (23)

  8. David Maulana (21)

Gelandang:

  1. Syahrian Abimanyu (18)

  2. Witan Sulaeman (78)

  3. Adam Alis (15)

  4. Evan Dimas (6)

  5. Ramai Rumakiek (7)

  6. Dony Tri Pamungkas (19)

  7. Takumi Sasaki (14)

  8. Ginanjar Wahyu (24)

  9. Alwi Fadilah (25)

  10. Sandi Samosir (16)

Penyerang:

  1. Gustavo Almeida (9)

  2. Silvério Rumbiak (10)

  3. Riko Simanjuntak (22)

  4. Ricky Cawor (20)

  5. Aji Kusuma (17)

  6. Hanif Sjahbandi (27)

  7. Irfan Jauhari (12)

  8. Zico Surya (28)

Dari 29 nama tersebut, 8 pemain baru adalah Takumi Sasaki, Silvério Rumbiak, David Maulana, Zico Surya, Erlangga Setyo, Ricky Cawor, Sandi Samosir, dan Akbar Arjunsyah. Kombinasi pemain senior berpengalaman dan pemain muda potensial diharapkan menjadi kekuatan baru Persija.

Jersey Modern dengan Sentuhan Klasik

Jersey kandang musim ini didominasi warna oranye terang dengan detail corak garis tipis berwarna hitam di bagian dada yang menyerupai loreng macan. Kerah dibuat bulat sederhana berwarna oranye gelap. Logo Macan Kemayoran ditempatkan di dada kiri, sementara logo apparel lokal Etams di dada kanan.

Jersey tandang berwarna putih dengan aksen oranye di pundak, sedangkan jersey ketiga berwarna hitam pekat dengan kombinasi emas. Ketiganya mendapat respons beragam dari Jakmania.

Di media sosial, akun @JakmaniaOfficial memposting foto jersey baru dan langsung dibanjiri komentar. "Desain paling berani dalam lima tahun terakhir. Gila sih ini bagus banget," tulis @macan_radio. Namun, ada pula yang mengkritik logo sponsor yang terlalu besar di bagian tengah. "Sponsor utama ganggu estetika. Harusnya dikecilkan," ujar @persijafans.id.

Reaksi Media Sosial

Setelah acara launching berakhir, media sosial berubah menjadi ruang debat. Berikut ringkasan sentimen yang terpantau.

a. Pujian terhadap Komposisi Pemain

Banyak fans puas dengan kedalaman skuad musim ini. "Akhirnya Persija punya lini belakang mewah. Ridho, Kúdela, Amat, sama Rio. Itu benteng pertahanan level AFC," tulis @pasukan_macan98.

Kedatangan Takumi Sasaki juga menjadi sorotan. "Gue lihat videonya di YouTube. Umpan-umpannya ke lini depan presisi banget. Ini gelandang nomor 8 yang kita butuhin," komentar @macanMuda.

b. Kritik soal Minimnya Penyerang Lokal

Sebagian fans mengkritik ketergantungan pada striker asing. "Kita cuma punya Gustavo sama Silvério di posisi nomor 9. Kalau salah satu cedera, siapa backup-nya? Harusnya ada satu striker lokal tambahan," tulis @tribunselatan29.

c. Meme dan Candaan Khas Jakmania

Seperti biasa, Jakmania tidak pernah kehabisan humor. Beredar meme foto Ondřej Kúdela disandingkan dengan karakter "Viking" dari film, menggambarkan kesan sangar lini belakang. Ada pula yang membuat kolase Witan Sulaeman dengan gaya rambut baru yang disebut "anak punk tersesat di GBK".

d. Tagar dan Trending

Tagar #PersijaLaunching2026 bertahan di posisi teratas trending topic X selama lebih dari tiga jam. Sementara di Instagram, akun resmi @persija memperoleh lebih dari 500 ribu likes dalam semalam—angka tertinggi untuk konten launching sepanjang sejarah klub.

Statistik Menarik tentang Skuad

Berikut data ringkas yang bisa diolah dari 29 pemain Persija musim ini.

Aspek Jumlah
Pemain asing 4
Pemain lokal 25
Rata-rata usia 26,4 tahun
Pemain di bawah 23 tahun 8
Mantan pemain timnas U-20 5
Pemain yang pernah bermain di luar negeri 7

Manajemen menargetkan rata-rata usia yang lebih muda dari musim lalu sebagai bagian dari regenerasi jangka panjang.

Harapan Jakmania untuk Musim 2026/2027

Dari komentar-komentar yang beredar, sebagian besar Jakmania berharap Persija bisa mengakhiri puasa gelar Liga 1 sejak terakhir kali juara pada 2018. "Skuad sudah bagus. Pelatih sudah paham karakter. Sekarang tinggal konsistensi. Jangan cuma jago di awal musim," tulis @jakmania_88.

Target realistis yang disuarakan fans adalah finis di empat besar Liga 1 dan menembus final Piala Indonesia. Beberapa fans optimistis Persija bisa bersaing di jalur juara jika pemain kunci bebas cedera.

Tanggapan Manajemen Soal Kritik Fans

Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto, dalam wawancara singkat usai acara menyatakan bahwa pihaknya mendengar semua masukan. "Kami membaca semua komentar, termasuk yang pedas. Itu tandanya Jakmania peduli. Soal striker lokal, kami masih punya waktu di bursa transfer paruh musim. Semua demi Persija lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Luis Milla menegaskan bahwa skuad 29 pemain ini sudah final. "Saya puas dengan komposisi ini. Keseimbangan antara senior dan muda sudah ideal. Sekarang kerja keras di lapangan," tambahnya.

FAQ Seputar Launching Persija 

1. Kapan jersey baru mulai dijual?
Jersey asli mulai dijual 1 September 2026 di toko resmi Persija dan marketplace.

2. Berapa harga jersey Persija musim ini?
Harga jersey original dibanderol Rp499.000, sedangkan versi player issue Rp799.000.

3. Siapa pemain asing Persija musim 2026/2027?
Ondřej Kúdela (Ceko), Jordi Amat (Spanyol-Indonesia), Takumi Sasaki (Jepang), dan Gustavo Almeida (Brasil).

4. Apakah masih ada pemain yang akan direkrut?
Manajemen tidak menutup kemungkinan penambahan di bursa transfer paruh musim.

5. Siapa pelatih baru Persija?
Luis Milla kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala.

6. Di mana Persija akan bermain kandang?
Sebagian besar laga kandang akan digelar di SUGBK dan Stadion Patriot Candrabhaga.

7. Apa yang membuat jersey musim ini berbeda?
Motif loreng macan lebih halus dan menggunakan teknologi bahan daur ulang.

8. Bagaimana cara menonton ulang acara launching?
Video lengkap tersedia di YouTube resmi Persija Jakarta.

Kesimpulan

Launching Persija Jakarta untuk musim 2026/2027 berjalan sukses dan mendapat sambutan hangat dari Jakmania. Meski ada kritik dan candaan khas suporter, mayoritas menilai skuad dan jersey baru layak untuk dibanggakan. Kini bola ada di tangan para pemain dan pelatih untuk membuktikan bahwa optimisme yang terbangun malam ini bukan sekadar euforia sesaat.