Berita

Selamat Jalan Aries Budiman, Drummer Garasi Meninggal Dunia

Selamat Jalan Aries Budiman, Drummer Garasi Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari industri musik Tanah Air. Aries Budiman, drummer band Garasi, meninggal dunia pada Jumat, 18 September 2026. Kabar kepergian Aries diketahui dari unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @aries_garasi. Sejumlah rekan sesama musisi kemudian turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian pria yang dikenal lewat kiprahnya bersama Garasi tersebut.

Kepergian Aries meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar musik Indonesia. Nama Aries Budiman memang tidak hanya melekat sebagai drummer, tetapi juga sebagai bagian dari sejarah film musikal Indonesia melalui film Garasi yang dirilis pada 2006. Ia memerankan karakter Awan, seorang penabuh drum yang menjadi bagian dari kisah band Garasi. Bagi banyak orang, sosok Awan dan Aries seolah menyatu: energik, bersemangat, dan penuh ketukan yang menghidupkan lagu-lagu Garasi.

Kronologi dan Kabar Duka

Kabar meninggalnya Aries pertama kali muncul melalui Instagram Story di akun pribadinya. Unggahan tersebut kemudian dikutip oleh berbagai pihak, termasuk rekan-rekan musisi dan media. Sebuah unggahan komunitas musik Sukabumi menuliskan, “Sukabumi Drummer Berduka. Turut berduka cita atas meninggalnya Aries Garasi. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.”

Ungkapan itu mewakili perasaan banyak orang yang mengenal Aries, baik sebagai drummer maupun sebagai pribadi yang hangat. Dalam dunia musik, drummer sering kali menjadi fondasi yang menjaga tempo dan memberi warna pada lagu. Aries Budiman adalah salah satu drummer yang mampu melakukannya dengan gaya khas dan dedikasi tinggi.

Jenazah Aries Budiman dimakamkan pada Sabtu, 19 September 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Ia dikebumikan di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat. Prosesi pemakaman berlangsung sederhana namun penuh haru. Keluarga, kerabat, dan rekan-rekan musisi hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Fedi Nuril Kehilangan Rekan Band

Kepergian Aries pun meninggalkan kesedihan mendalam bagi orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan musiknya. Aiu Ratna, Fedi Nuril, dan Wembri Arlistha merupakan rekan Garasi yang menyampaikan salam perpisahan untuk Aries melalui media sosial masing-masing.

Aiu Ratna bahkan datang langsung ke pemakaman dan mengantarkan sang drummer ke tempat peristirahatan terakhirnya. Dalam unggahan Instagram Story @aiu_rp, Aiu membagikan momen dirinya berada di dekat pusara Aries sembari menuliskan pesan haru.

“Selamat jalan kawan.. ketukan drummu takkan tergantikan… Rest in peace @aries_garasi,” tulis Aiu.

Pesan itu singkat, tetapi mengandung makna yang dalam. Bagi Aiu, Aries bukan sekadar rekan satu band. Ia adalah sahabat yang telah melewati banyak momen bersama, baik di panggung maupun di balik layar. Kehilangan seorang drummer sering kali terasa seperti kehilangan detak jantung sebuah band. Ketukan drum Aries adalah salah satu elemen yang membuat Garasi terdengar hidup.

Sementara itu, Fedi Nuril mengaku belum mampu merangkai banyak kata untuk mengungkapkan perasaannya atas kepergian sang sahabat. Melalui Instagram Story @fedinuril, ia menulis, “Innalillahi wa innailaihi rojiun @aries_garasi. Belum tahu mau menulis apa.”

Ungkapan Fedi tersebut mencerminkan betapa beratnya kehilangan ini. Terkadang, duka yang terlalu besar memang sulit diterjemahkan menjadi kata-kata. Diam dan doa sering kali menjadi cara paling jujur untuk menyampaikan rasa kehilangan. Wembri Arlistha juga turut menyampaikan salam perpisahan melalui media sosial, menambah panjang daftar rekan yang merasa kehilangan.

Perjalanan Karier Bersama Garasi

Nama Aries Budiman tidak hanya dikenal sebagai drummer Garasi. Ia juga menjadi bagian penting dari film drama musikal Garasi yang diproduksi Miles Films dan dirilis pada 2006. Dalam film tersebut, Aries memerankan karakter Awan, seorang penabuh drum yang menjadi bagian dari kisah band Garasi.

Film Garasi menjadi salah satu karya yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton Indonesia. Ia tidak hanya menampilkan musik, tetapi juga cerita tentang persahabatan, perjuangan, dan mimpi. Karakter Awan yang diperankan Aries adalah salah satu tokoh yang membantu menghidupkan cerita tersebut. Melalui karakter itu, Aries menunjukkan bahwa drummer bukan sekadar pengiring, melainkan bagian tak terpisahkan dari jiwa sebuah band.

Miles Films turut menyampaikan penghormatan terakhir kepada Aries melalui media sosial. “Turut berduka cita atas berpulangnya Aries Budiman, pemeran Awan dalam film Garasi, dan drummer band Garasi. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan musik dan film Garasi, meninggalkan cerita yang akan selalu dikenang. Selamat jalan, Aries. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis akun @milesfilms.

Produser film Garasi, Mira Lesmana, juga mengenang sosok Aries. Ia berterima kasih karena Aries telah menghidupkan karakter penabuh drum dalam film tersebut. “Selamat jalan Aries. Terima kasih untuk Garasi, ketukan dan tawamu akan selalu di hati,” tulis Mira Lesmana melalui Instagram Story @mirles.

Ucapan Mira Lesmana menyentuh satu aspek penting dari sosok Aries: tawanya. Di balik ketukan drum yang energik, Aries dikenal sebagai pribadi yang hangat dan humoris. Ia membawa suasana positif bagi orang-orang di sekitarnya. Dalam industri musik yang penuh dinamika, sosok seperti Aries adalah pengingat bahwa musik bukan hanya soal nada, tetapi juga tentang kebersamaan.

Kehilangan bagi Dunia Musik Indonesia

Kepergian Aries Budiman adalah kehilangan bagi dunia musik Indonesia. Ia bukan hanya drummer berbakat, tetapi juga bagian dari generasi yang membawa warna baru dalam musik dan film Tanah Air. Film Garasi pada 2006 adalah salah satu karya yang menggabungkan musik dan narasi secara apik. Melalui film itu, banyak anak muda terinspirasi untuk bermusik, membentuk band, dan mengejar mimpi mereka.

Drummer memiliki peran unik dalam sebuah band. Ia menjaga tempo, memberikan dinamika, dan menjadi penghubung antara ritme dan melodi. Ketukan drum Aries adalah salah satu alasan mengapa lagu-lagu Garasi terasa hidup. Kehilangannya meninggalkan lubang yang sulit diisi, bukan hanya secara musikal, tetapi juga secara emosional.

Selain itu, kepergian Aries mengingatkan kita bahwa kehidupan seorang musisi tidak hanya tentang panggung dan sorotan. Di balik itu, ada perjuangan, persahabatan, dan kisah-kisah personal yang jarang terungkap. Reaksi Aiu Ratna, Fedi Nuril, Wembri Arlistha, Miles Films, dan Mira Lesmana menunjukkan bahwa Aries adalah sosok yang dicintai dan dihormati oleh orang-orang di sekitarnya.

Bagi para penggemar, Aries akan terus hidup melalui karya-karyanya. Film Garasi, lagu-lagu yang ia mainkan, dan kenangan tentang ketukan drumnya akan menjadi warisan yang tak lekang oleh waktu. Musik memiliki kemampuan untuk melampaui ruang dan waktu, dan melalui musik itulah Aries akan terus dikenang.

Penutup

Kepergian Aries Budiman meninggalkan duka yang mendalam bagi industri musik Tanah Air. Drummer band Garasi ini telah memberikan kontribusi besar melalui karya-karyanya, baik di panggung maupun di layar lebar. Ketukan drumnya takkan tergantikan, dan tawanya akan selalu di hati orang-orang yang mencintainya.

Selamat jalan, Aries Budiman. Terima kasih untuk semua musik, cerita, dan kenangan yang telah kau tinggalkan. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.

FAQ Seputar Aries Garasi

1. Siapa Aries Budiman?
Aries Budiman adalah drummer band Garasi. Ia juga dikenal sebagai pemeran karakter Awan dalam film drama musikal Garasi yang dirilis pada 2006.

2. Kapan Aries Budiman meninggal dunia?
Aries Budiman meninggal dunia pada Jumat, 18 September 2026.

3. Dari mana kabar kepergian Aries diketahui?
Kabar kepergiannya diketahui dari unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @aries_garasi.

4. Di mana Aries Budiman dimakamkan?
Ia dimakamkan di TPU Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sukabumi, Jawa Barat.

5. Kapan prosesi pemakaman berlangsung?
Prosesi pemakaman berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.

6. Siapa saja rekan Garasi yang menyampaikan belasungkawa?
Aiu Ratna, Fedi Nuril, dan Wembri Arlistha menyampaikan salam perpisahan melalui media sosial. Aiu Ratna bahkan datang langsung ke pemakaman.

7. Apa peran Aries dalam film Garasi?
Aries memerankan karakter Awan, seorang penabuh drum yang menjadi bagian dari kisah band Garasi.

8. Siapa yang memproduksi film Garasi?
Film Garasi diproduksi oleh Miles Films dan dirilis pada 2006.

9. Apa kata Mira Lesmana tentang Aries?
Mira Lesmana menulis, “Selamat jalan Aries. Terima kasih untuk Garasi, ketukan dan tawamu akan selalu di hati.”

10. Apa warisan Aries Budiman bagi dunia musik Indonesia?
Aries meninggalkan warisan berupa karya musik bersama Garasi, perannya dalam film Garasi, serta kenangan tentang ketukan drum dan tawa yang hangat. Ia menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda Indonesia.