Hiburan

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Tahap Produksi, Siap Tayang 2027

Pengabdi Setan 3: Origin Mulai Tahap Produksi, Siap Tayang 2027

Kabar yang telah lama dinantikan oleh para penggemar film horor Indonesia akhirnya datang. Rumah produksi Rapi Films dan Come and See Pictures, bekerja sama dengan Sky Media dan Legacy Pictures, secara resmi mengumumkan bahwa film "Pengabdi Setan 3: Origin" telah memasuki tahap produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2027.

Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para pecinta semesta "Pengabdi Setan" yang telah dibuat penasaran sejak film pertama dirilis pada 2017 dan dilanjutkan dengan sekuelnya pada 2022. Setelah bertahun-tahun menanti, akhirnya misteri yang menyelimuti asal-usul segala teror dalam waralaba ini akan mulai terkuak.

Joko Anwar Siap Bawa Penonton ke Asal Mula Semuanya

Penulis dan sutradara Joko Anwar, sosok di balik kesuksesan dua film sebelumnya, menyatakan bahwa film terbaru ini akan membawa penonton semakin dekat dengan asal dari semua yang telah terjadi. Dua film sebelumnya telah menyisakan berbagai misteri, petunjuk, dan pertanyaan yang belum terjawab.

"Sejak 'Pengabdi Setan' pertama, cerita ini memang tidak pernah dirancang untuk selesai dalam satu film. Sekarang waktunya kita mulai mencari tahu dari mana semuanya bermula," ujar Joko Anwar dalam siaran pers rumah produksi di Jakarta, Selasa.

Pernyataan ini menegaskan bahwa "Pengabdi Setan 3: Origin" bukan sekadar sekuel biasa, melainkan sebuah prekuel yang akan mengupas akar dari seluruh peristiwa mengerikan yang dialami oleh keluarga Rini dan generasi sebelumnya.

Skala Cerita yang Lebih Luas

Joko Anwar mengungkapkan bahwa ia akan membawa semesta "Pengabdi Setan 3" ke ruang, waktu, dan skala cerita yang lebih luas dari dua film terdahulu. Ini menandakan bahwa film ketiga tidak akan terbatas pada satu lokasi atau satu periode waktu saja, melainkan akan menjelajahi berbagai dimensi baru dalam semesta yang telah dibangun.

Sutradara juga menyatakan bahwa ceritanya siap mengajak penonton mengulik asal-usul sekte, termasuk masa lalu sosok Darminah dan Batara. Dua karakter misterius ini memang telah membuat penasaran sekaligus memunculkan banyak teori-teori liar di media sosial setelah film pertama dan kedua dirilis.

Antusiasme Penggemar 

Produser Rapi Films, Sunil Samtani, mengaku melihat antusiasme penggemar yang luar biasa dalam membangun berbagai teori liar di media sosial. Fenomena ini menjadi bukti bahwa semesta "Pengabdi Setan" telah berhasil menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan para penontonnya.

Sunil menyampaikan bahwa "Pengabdi Setan 3: Origin" akan menjadi babak yang sangat penting dari perjalanan dunia di dalamnya yang terus dibicarakan oleh penonton. Film ini diharapkan tidak hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada, tetapi juga membuka dimensi baru dalam cerita.

Tim Produksi Berpengalaman

Pembuatan film ini diproduseri oleh Gope T. Samtani dan Tia Hasibuan, dua nama yang telah lama berkecimpung di industri perfilman Indonesia. Sementara itu, posisi produser eksekutif diisi oleh jajaran nama-nama besar: Sunil G. Samtani, Sunar S. Samtani, Priya NK, Joko Anwar, Tia Hasibuan, Wicky Olindo, dan Lisbeth Simarmata.

Untuk bagian visual, Ical Tanjung dipercaya sebagai Director of Cinematography. Ical Tanjung dikenal sebagai salah satu sinematografer terbaik Indonesia yang telah menggarap visual berbagai film berkualitas tinggi.

Tata artistik dalam film dikerjakan oleh Dennis Sutanto selaku Production Designer dan Monika Paska selaku Costume Designer. Bagian lainnya, yaitu Make-up Effects, dipercayakan kepada Novie Ariyanti. Seluruh jajaran tim kreatif utama tersebut akan dilibatkan seiring dimulainya tahap produksi.

Kerja Sama Internasional 

Melanjutkan perjalanan di panggung internasional, Barunson E&A bergabung sebagai "international sales agent" untuk menangani penjualan global film "Pengabdi Setan 3: Origin". Ini merupakan langkah strategis yang menunjukkan ambisi film ini untuk menembus pasar internasional yang lebih luas.

Barunson E&A adalah perusahaan hiburan Korea Selatan yang memproduksi film pemenang Academy Awards "Parasite" pada tahun 2019. Bergabungnya perusahaan sekelas ini sebagai mitra penjualan internasional menjadi sinyal kuat bahwa "Pengabdi Setan 3: Origin" dipandang memiliki potensi global yang besar.

Perusahaan tersebut akan melanjutkan kerja sama dengan Come and See Pictures dalam membawa karya-karya rumah produksi tersebut ke pasar dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi film Indonesia ke lebih banyak negara.

Misteri Jajaran Pemain 

Bagi para penggemar yang sudah tidak sabar ingin mengetahui deretan aktor yang akan bergabung, tampaknya harus menahan diri terlebih dahulu. Pihak rumah produksi masih menyimpan rapat informasi mengenai jajaran pemain serta detail alur cerita.

Keputusan untuk tidak mengungkapkan jajaran pemain secara langsung ini tentu memiliki strategi tersendiri. Dengan menahan informasi, rumah produksi berharap dapat membangun antisipasi yang lebih besar di kalangan penggemar menjelang tanggal rilis.

Informasi mengenai jajaran pemain dan detail alur cerita baru akan diumumkan secara bertahap selama proses produksi berjalan. Ini artinya, para penggemar harus bersabar dan terus mengikuti perkembangan resmi dari rumah produksi untuk mendapatkan informasi terbaru.

Perjalanan Pengabdi Setan

Waralaba "Pengabdi Setan" telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam sejarah perfilman Indonesia. Film pertama yang dirilis pada 2017 sukses besar secara komersial maupun kritikal, dengan pendapatan yang memecahkan rekor untuk film horor Indonesia pada masanya.

Kesuksesan tersebut berlanjut dengan "Pengabdi Setan 2: Communion" pada 2022 yang juga meraih sambutan luar biasa. Kedua film ini tidak hanya populer di Indonesia, tetapi juga mendapat perhatian dari penggemar film horor di berbagai negara.

Kehadiran "Pengabdi Setan 3: Origin" sebagai bagian ketiga dari waralaba ini tentu membawa ekspektasi yang sangat tinggi. Para penggemar berharap film ini dapat memberikan jawaban atas berbagai misteri yang telah dibangun sejak awal, sekaligus menyajikan teror yang lebih mencekam.

Pengaruh Joko Anwar dalam Perfilman Indonesia

Joko Anwar telah membuktikan dirinya sebagai salah satu sutradara paling berpengaruh dalam perfilman Indonesia modern. Film-filmnya dikenal karena kualitas cerita yang kuat, kedalaman karakter, dan kemampuannya dalam membangun atmosfer yang mencekam.

Melalui "Pengabdi Setan" dan sekuelnya, Joko Anwar tidak hanya menciptakan film horor yang sukses secara komersial, tetapi juga mengangkat standar produksi film horor Indonesia ke level yang lebih tinggi. Keberhasilannya membangun semesta sinematik yang koheren menjadi inspirasi bagi banyak sineas muda.

Harapan dan Antisipasi Menjelang 2027

Dengan diumumkannya tahap produksi, para penggemar kini harus bersabar menunggu hingga tahun 2027 untuk dapat menyaksikan "Pengabdi Setan 3: Origin" di bioskop. Selama masa penantian ini, berbagai teori dan spekulasi di media sosial diperkirakan akan semakin marak.

Produser dan rumah produksi tampaknya memahami betul bahwa antisipasi adalah bagian penting dari pengalaman menonton. Dengan membiarkan misteri tetap tersimpan rapat, mereka membiarkan imajinasi para penggemar bekerja, menciptakan buzz yang organik di media sosial.

Penutup

Pengumuman dimulainya tahap produksi "Pengabdi Setan 3: Origin" menandai babak baru dalam salah satu waralaba film terbesar di Indonesia. Dengan Joko Anwar kembali memimpin di kursi sutradara dan didukung oleh tim produksi berpengalaman, serta kerja sama internasional dengan Barunson E&A, film ini memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk menjadi kesuksesan besar.

Bagi para penggemar, penantian hingga 2027 akan terasa panjang. Namun, dengan janji bahwa film ini akan membawa penonton semakin dekat dengan asal dari semua yang telah terjadi, kesabaran tersebut diharapkan akan terbayar lunas.

Sementara itu, rumah produksi akan terus merahasiakan detail-detail penting seperti jajaran pemain dan alur cerita, mengundang rasa penasaran yang semakin dalam. Satu hal yang pasti: semesta "Pengabdi Setan" akan terus menghantui dan memikat imajinasi para penggemarnya, bahkan sebelum filmnya tayang di bioskop.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Kapan "Pengabdi Setan 3: Origin" dijadwalkan tayang?

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2027.

2. Siapa sutradara "Pengabdi Setan 3: Origin"?

Joko Anwar kembali menjadi penulis sekaligus sutradara untuk film ini.

3. Apa yang akan diceritakan dalam "Pengabdi Setan 3: Origin"?

Film ini akan membawa penonton semakin dekat dengan asal dari semua yang telah terjadi, termasuk mengulik asal-usul sekte dan masa lalu sosok Darminah dan Batara.

4. Apakah jajaran pemain sudah diumumkan?

Belum. Pihak rumah produksi masih menyimpan rapat informasi mengenai jajaran pemain dan detail alur cerita, dan baru akan mengumumkannya secara bertahap selama proses produksi berjalan.

5. Siapa saja rumah produksi di balik film ini?

Film ini diproduksi oleh Rapi Films dan Come and See Pictures, bekerja sama dengan Sky Media dan Legacy Pictures.

6. Siapa yang menjadi international sales agent?

Barunson E&A, perusahaan Korea Selatan yang memproduksi "Parasite", bergabung sebagai international sales agent untuk menangani penjualan global film ini.

7. Apakah "Pengabdi Setan 3: Origin" adalah sekuel atau prekuel?

Film ini akan membawa penonton ke asal mula dari semua yang terjadi, sehingga dapat dikategorikan sebagai prekuel yang mengungkap asal-usul cerita.

8. Apa bedanya "Pengabdi Setan 3" dengan dua film sebelumnya?

Menurut Joko Anwar, film ini akan membawa semesta "Pengabdi Setan" ke ruang, waktu, dan skala cerita yang lebih luas dari dua film terdahulu.

9. Siapa saja tim kreatif utama film ini?

Ical Tanjung sebagai Director of Cinematography, Dennis Sutanto sebagai Production Designer, Monika Paska sebagai Costume Designer, dan Novie Ariyanti untuk Make-up Effects.

10. Bagaimana kesuksesan dua film "Pengabdi Setan" sebelumnya?

Kedua film sebelumnya sukses besar secara komersial dan kritikal, dengan film pertama memecahkan rekor untuk film horor Indonesia pada masanya dan keduanya mendapat perhatian internasional.