Hiburan

Demiane Agustien, Gelandang Arsenal yang Jadi Rebutan Indonesia dan Curacao

Demiane Agustien, Gelandang Arsenal yang Jadi Rebutan Indonesia dan Curacao

Nama Demiane Agustien mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Gelandang muda milik akademi Arsenal itu mengunggah potret dirinya memamerkan jersey Timnas Indonesia lengkap dengan nama dan nomor punggung melalui akun Instagram pribadinya. Aksi Demiane Agustien mengunggah seragam kebanggaan Timnas Indonesia menjadi sorotan lantaran dilakukan di tengah maraknya kabar ketertarikan dari federasi sepak bola Curacao. Berdasarkan laporan media lokal Deporte Awe, nama Demiane Agustien masuk ke dalam daftar tiga talenta muda yang sedang dibidik oleh juru taktik kawakan, Dick Advocaat, untuk memperkuat tim nasional mereka.

Unggahan Demiane itu jadi sorotan pencinta sepak bola Indonesia, termasuk akun-akun fandom sepak bola Tanah Air. Namun, pada Rabu (23/9/2026) siang, unggahan Demiane soal jersey Timnas Indonesia tak lagi terlihat, begitu pula di akun qualitykitsnl. Penghapusan unggahan tersebut justru semakin memicu spekulasi. Apakah ini pertanda bahwa ia sedang mempertimbangkan tawaran dari Curacao? Ataukah ada alasan lain di baliknya? Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Demiane maupun pihak terkait.

Siapa Demiane Agustien?

Demiane Hesus Agustien lahir pada 28 Juli 2007. Ia adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai gelandang atau sayap untuk klub Liga Inggris Arsenal. Saat ini, ia tergabung dalam akademi Arsenal, salah satu akademi terbaik di dunia yang telah melahirkan banyak bintang sepak bola. Bermain di lingkungan kompetitif seperti Arsenal tentu menjadi nilai tambah bagi perkembangan kariernya.

Sebagaimana ditulis oleh mantan staf ahli Kementerian Hukum RI, Noor Korompot, Demiane lahir di Belanda. Namun, ia memiliki darah campuran yang kaya. Ayahnya, Kemy Agustien, merupakan eks pilar tim nasional Curacao. Bahkan, Demiane tercatat pernah memperkuat skuad U17 negara sang ayah. Sementara itu, ibunya memiliki darah campuran Mesir-Indonesia. Nenek dari pihak ibu merupakan kelahiran asli Indonesia, menjadikan Demiane memiliki garis keturunan Indonesia yang cukup kuat.

Kombinasi latar belakang ini membuatnya menjadi incaran dua negara: Indonesia, melalui garis keturunan ibunya, dan Curacao, melalui garis keturunan ayahnya. Kedua negara memiliki peluang untuk merekrutnya, tergantung pada keputusan Demiane dan keluarganya.

Ketertarikan Curacao dan Dick Advocaat

Dick Advocaat sejatinya tengah gencar berburu pemain keturunan untuk menambah kekuatan tim, meski dirinya masih harus bersabar menunggu kepastian komitmen dari para pemain muda tersebut. “Jika situasinya tidak seperti ini (pemain keturunan belum memberi kepastian), kami pasti akan memiliki tim yang jauh lebih hebat. Untuk kelompok usia, saya bisa memahaminya,” ujar Advocaat.

Peluang sang pemain membela tim asal Karibia memang sangat terbuka lantaran ayahnya, Kemy Agustien, merupakan eks pilar tim nasional negara tersebut. Curacao, sebagai negara kepulauan di Karibia, memiliki populasi yang relatif kecil. Namun, mereka aktif mencari pemain keturunan yang berkarier di Eropa untuk memperkuat tim nasional. Strategi ini telah digunakan oleh banyak negara kecil untuk meningkatkan daya saing mereka di kancah internasional.

Bagi Curacao, kehadiran Demiane akan menjadi tambahan berharga. Ia memiliki pengalaman bermain di akademi Arsenal, salah satu klub top Inggris. Jika ia memilih Curacao, ia berpotensi menjadi bagian dari generasi emas tim nasional negara tersebut.

Peluang Membela Timnas Indonesia

Di sisi lain, ikatan darah Nusantara mengalir deras dari pihak ibunya. Nenek dari pihak ibu merupakan kelahiran asli Indonesia. Ini menjadikan Demiane memiliki garis keturunan Indonesia yang cukup kuat. Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang gencar mencari pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Beberapa nama seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Rafael Struick telah memperkuat skuad Garuda. Kehadiran mereka memberikan dimensi baru bagi timnas.

Jika Demiane memilih Indonesia, ia berpotensi menjadi salah satu atlet pertama yang memanfaatkan skema kebijakan hukum baru terkait status kewarganegaraan. Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mengemukakan usulan Rancangan Undang-Undang (RUU) perihal dwi kewarganegaraan terbatas guna memfasilitasi talenta unggulan Tanah Air. “Baru, karena kita belum pernah menganut kewarganegaraan ganda,” ucap Supratman.

“Nanti rencananya, kalau DPR setuju, karena pemerintah akan mengusulkan namanya dwi kewarganegaraan terbatas. Jadi, itu tidak boleh sembarang orang. Karena yang harus mengusulkan adalah kementerian atau lembaga negara yang harus mengusulkan. Contoh mungkin dia ahli nuklir, atau jadi (pemain) tim nasional kita di semua cabor. Atau dia ahli kimia yang dibutuhkan sekali oleh republik ini,” pungkasnya.

Kebijakan ini, jika disetujui, akan membuka jalan bagi pemain-pemain keturunan seperti Demiane untuk memperkuat Timnas Indonesia tanpa harus melepaskan kewarganegaraan asalnya. Ini merupakan terobosan besar dalam dunia olahraga Indonesia, karena selama ini proses naturalisasi memerlukan pemain untuk melepaskan kewarganegaraan sebelumnya.

Mengapa Demiane Menarik bagi Timnas Indonesia?

Timnas Indonesia saat ini sedang dalam proses pembangunan di bawah asuhan John Herdman. Pelatih asal Inggris itu tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi berbagai turnamen, termasuk FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Demiane akan sangat berarti. Ia dapat menambah kedalaman skuad di lini tengah dan sayap, posisi yang membutuhkan kreativitas dan kecepatan.

Demiane memiliki pengalaman bermain di akademi Arsenal, yang menerapkan gaya sepak bola modern dengan pressing tinggi, penguasaan bola, dan transisi cepat. Pengalaman ini akan sangat berguna bagi Timnas Indonesia yang ingin mengadopsi gaya permainan serupa. Selain itu, usianya yang masih muda (19 tahun) berarti ia memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi bagian dari timnas dalam jangka panjang.

Namun, untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia, Demiane harus melalui proses naturalisasi. Proses ini memerlukan waktu dan persetujuan dari berbagai pihak. Dengan adanya RUU dwi kewarganegaraan terbatas, prosesnya diharapkan menjadi lebih mudah. Meskipun demikian, keputusan akhir tetap ada di tangan Demiane dan keluarganya.

Strategi PSSI Mencari Pemain Keturunan

PSSI telah menunjukkan komitmennya dalam mencari pemain keturunan yang berkualitas. Beberapa pemain telah berhasil dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia. Proses ini tidak hanya melibatkan aspek administratif, tetapi juga pendekatan personal kepada pemain dan keluarganya. PSSI biasanya mengirim tim khusus untuk berkomunikasi dengan pemain, menjelaskan visi timnas, dan meyakinkan mereka untuk bergabung.

Dalam kasus Demiane, PSSI tampaknya juga melakukan pendekatan serupa. Unggahan jersey Timnas Indonesia yang dilakukan Demiane bisa jadi merupakan sinyal positif bahwa ia tertarik untuk membela Garuda. Namun, penghapusan unggahan tersebut juga bisa berarti bahwa ia masih ragu atau sedang mempertimbangkan tawaran dari Curacao. Spekulasi ini masih terus berkembang.

Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Demiane

Ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi keputusan Demiane. Pertama, faktor keluarga. Ayahnya adalah eks pilar Timnas Curacao. Ini bisa menjadi faktor emosional yang kuat untuk memilih Curacao. Namun, ibunya memiliki darah Indonesia, dan neneknya lahir di Indonesia. Ikatan emosional dengan Indonesia juga tidak bisa diabaikan.

Kedua, faktor karier. Bermain untuk Timnas Indonesia bisa memberikan eksposur yang lebih besar dibandingkan Curacao. Indonesia memiliki populasi yang jauh lebih besar dan basis penggemar sepak bola yang fanatik. Bermain di Timnas Indonesia dapat meningkatkan popularitas dan nilai pasar seorang pemain. Selain itu, Indonesia memiliki liga yang lebih kompetitif dan peluang untuk bermain di kompetisi Asia.

Ketiga, faktor peluang bermain. Di Timnas Indonesia, persaingan di lini tengah dan sayap cukup ketat. Namun, dengan bakat dan pengalamannya, Demiane memiliki peluang untuk bersaing. Di Curacao, persaingan mungkin lebih ringan, tetapi eksposur internasionalnya juga lebih terbatas.

Keempat, faktor kebijakan kewarganegaraan. Jika RUU dwi kewarganegaraan terbatas disetujui, Demiane dapat memperkuat Timnas Indonesia tanpa harus melepaskan kewarganegaraan Belanda atau Curacao. Ini akan sangat memudahkan prosesnya.

Perbandingan dengan Kasus Serupa

Kasus Demiane mirip dengan beberapa pemain keturunan lain yang pernah menjadi incaran Indonesia dan negara lain. Misalnya, ada pemain yang memilih memperkuat negara lain karena faktor keluarga atau peluang bermain. Namun, ada juga yang memilih Indonesia karena ikatan emosional dan visi timnas yang menarik.

PSSI perlu belajar dari pengalaman sebelumnya. Pendekatan yang personal, komunikasi yang baik, dan jaminan masa depan yang jelas menjadi kunci untuk meyakinkan pemain. Selain itu, dukungan dari pemerintah melalui kebijakan kewarganegaraan juga sangat penting.

Dampak bagi Timnas Indonesia

Jika Demiane bergabung dengan Timnas Indonesia, dampaknya bisa signifikan. Ia akan menambah kualitas di lini tengah dan sayap. Kemampuannya dalam mengatur serangan, visi bermain, dan teknik individunya dapat meningkatkan daya gedor tim. Selain itu, kehadirannya juga dapat memotivasi pemain muda lain untuk berprestasi.

Namun, perlu diingat bahwa satu pemain tidak bisa mengubah segalanya. Sepak bola adalah permainan tim. Kehadiran Demiane harus diimbangi dengan kerja sama tim yang solid, taktik yang tepat, dan mental juara. Pelatih John Herdman memiliki tugas untuk mengintegrasikan Demiane ke dalam skema permainan tim.

Kesimpulan

Demiane Agustien menjadi sorotan setelah mengunggah jersey Timnas Indonesia di tengah kabar ketertarikan Curacao. Gelandang muda Arsenal ini memiliki darah Indonesia dari ibunya dan darah Curacao dari ayahnya. Peluangnya membela Indonesia terbuka lebar, terutama dengan adanya RUU dwi kewarganegaraan terbatas. Namun, keputusan akhir ada di tangannya. PSSI perlu melakukan pendekatan yang baik untuk meyakinkannya. Jika bergabung, Demiane berpotensi menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia di masa depan.

FAQ

1. Siapa Demiane Agustien?
Demiane Agustien adalah gelandang muda berusia 19 tahun yang bermain untuk akademi Arsenal.

2. Mengapa ia menjadi sorotan?
Karena ia mengunggah jersey Timnas Indonesia di Instagram, di tengah kabar ketertarikan Curacao.

3. Apa hubungan Demiane dengan Indonesia?
Ibunya memiliki darah campuran Mesir-Indonesia, dan nenek dari pihak ibu lahir di Indonesia.

4. Apa hubungan Demiane dengan Curacao?
Ayahnya, Kemy Agustien, adalah eks pilar Timnas Curacao. Demiane pernah memperkuat U17 Curacao.

5. Siapa yang tertarik merekrut Demiane?
Federasi sepak bola Curacao, dengan pelatih Dick Advocaat, dilaporkan tertarik merekrutnya.

6. Apa itu RUU dwi kewarganegaraan terbatas?
Usulan pemerintah Indonesia untuk memberikan status dwi kewarganegaraan terbatas bagi talenta unggulan, termasuk pemain tim nasional.

7. Siapa yang mengusulkan RUU tersebut?
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.

8. Apa manfaat RUU ini bagi Demiane?
Jika disetujui, Demiane dapat memperkuat Timnas Indonesia tanpa melepaskan kewarganegaraan asalnya.

9. Apakah Demiane sudah memutuskan?
Belum. Belum ada pernyataan resmi dari Demiane atau pihak terkait.

10. Mengapa unggahan jersey Timnas Indonesia dihapus?
Tidak diketahui pasti. Bisa jadi karena sedang mempertimbangkan tawaran, atau alasan lain.