Hiburan

AS Roma dan Borussia Dortmund Berebut Gelandang Brighton Yasin Ayari

AS Roma dan Borussia Dortmund Berebut Gelandang Brighton Yasin Ayari

Bursa transfer musim panas 2026 kembali memanas. Kali ini, dua klub besar Eropa, AS Roma dan Borussia Dortmund, dikabarkan bersaing langsung untuk mendapatkan tanda tangan gelandang muda berbakat milik Brighton & Hove Albion, Yasin Ayari. Pemain internasional Tunisia berusia 22 tahun itu menjadi incaran serius setelah tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 bersama The Seagulls.

Menurut laporan dari jurnalis transfer kredibel asal Italia, Fabrizio Romano, serta media olahraga ternama Gazzetta dello Sport, baik Roma maupun Dortmund telah mengajukan proposal resmi kepada pihak Brighton. Roma dikabarkan menawarkan skema pinjaman dengan kewajiban pembelian permanen, sementara Dortmund lebih agresif dengan mengajukan penawaran transfer permanen senilai 35 juta euro atau sekitar Rp595 miliar.

Profil Singkat Yasin Ayari

Yasin Ayari lahir di Stockholm, Swedia, dari orang tua asal Tunisia. Ia memulai karier profesionalnya bersama AIK Solna sebelum direkrut Brighton pada Januari 2023 dengan biaya yang relatif murah, sekitar 3,5 juta euro. Setelah sempat dipinjamkan ke Coventry City dan Real Sociedad untuk menambah jam terbang, Ayari akhirnya mendapatkan tempat utama di skuad Brighton pada musim 2025/2026 di bawah asuhan manajer Roberto De Zerbi.

Musim lalu, Ayari tampil dalam 34 pertandingan Liga Inggris, mencetak 6 gol dan 9 assist dari posisi gelandang tengah. Statistik ini menjadikannya salah satu gelandang box-to-box paling produktif di Premier League untuk kategori usia muda.

Alasan Roma dan Dortmund Menginginkan Ayari

AS Roma, yang kini ditangani pelatih Daniele De Rossi, tengah membangun ulang skuad setelah finis di peringkat kelima Serie A 2025/2026. Direktur Olahraga Roma, Florent Ghisolfi, melihat Ayari sebagai kandidat ideal untuk menggantikan peran Lorenzo Pellegrini atau Leandro Paredes yang mulai memasuki usia senja.

Di sisi lain, Borussia Dortmund baru saja kehilangan gelandang andalannya, Felix Nmecha, yang pindah ke Manchester City. Pelatih Die Schwarzgelben membutuhkan sosok kreatif di lini tengah untuk berduet dengan Marcel Sabitzer dan Julian Brandt. Keunggulan Dortmund adalah mereka lolos ke Liga Champions 2026/2027, sementara Roma hanya akan tampil di Europa League.

"Yasin Ayari adalah profil gelandang modern: kuat dalam pressing, nyaman menguasai bola di ruang sempit, dan punya kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Dia akan cocok dengan skema 3-5-2 Roma maupun transisi cepat Dortmund," tulis analis Serie A, Luca Bianchin.

Sikap Brighton dan Harga Jual

Brighton dikenal sebagai klub yang cerdas dalam menjual pemain. Direktur Teknik David Weir dilaporkan tidak akan melepas Ayari di bawah banderol 40 juta euro (sekitar Rp680 miliar), mengingat kontrak sang pemain baru akan berakhir pada 2029. Brighton juga sedang berjuang mempertahankan pemain kunci lain seperti Evan Ferguson dan Carlos Baleba, sehingga melepas tiga pilar sekaligus dalam satu jendela transfer bukanlah opsi ideal.

Meski demikian, keinginan pribadi Ayari untuk merasakan atmosfer Liga Champions bisa menjadi penentu. "Dortmund memiliki keunggulan karena proyek perkembangan pemain muda dan jaminan menit bermain di UCL. Namun Roma memiliki daya tarik tersendiri karena pelatih De Rossi sangat menginginkannya," ujar sumber internal Brighton yang dikutip The Athletic.

Persiapan Negosiasi Hingga Tenggat Akhir

Bursa transfer musim panas 2026 akan ditutup pada 2 September 2026. Dengan sisa waktu yang semakin sempit, negosiasi diprediksi akan berlangsung alot hingga hari-hari terakhir. Pihak perwakilan Ayari, yang berada di bawah agensi yang sama dengan bintang Bayern Munich Jamal Musiala, disebut telah menjalin komunikasi awal dengan kedua klub.

Di media sosial, para penggemar kedua kubu mulai menunjukkan dukungannya masing-masing melalui tagar #AyariComeHome dan #AyariToBVB. Hal ini menambah panas persaingan di luar lapangan.

Penutup

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Brighton, AS Roma, maupun Borussia Dortmund terkait progres negosiasi Yasin Ayari. Namun, yang jelas, pemain muda berdarah Tunisia-Swedia ini telah menjelma menjadi salah satu komoditas terpanas di pasar transfer Eropa. Kita tunggu saja kelanjutan saga transfer ini dalam beberapa hari ke depan.

FAQ

1. Siapa itu Yasin Ayari?
Yasin Ayari adalah gelandang tengah berusia 22 tahun milik Brighton & Hove Albion. Ia merupakan pemain internasional Tunisia yang lahir di Stockholm, Swedia.

2. Berapa nilai transfer yang dinegosiasikan?
Borussia Dortmund dilaporkan mengajukan penawaran permanen sekitar 35 juta euro, sementara Brighton disebut menginginkan minimal 40 juta euro.

3. Kapan bursa transfer musim panas 2026 ditutup?
Bursa transfer ditutup pada 2 September 2026.

4. Apa keunggulan Dortmund dibanding Roma dalam perburuan ini?
Dortmund lolos ke Liga Champions 2026/2027, sementara Roma hanya tampil di Europa League. Selain itu, Dortmund punya reputasi mengembangkan pemain muda.

5. Apakah Brighton bersedia melepas Ayari?
Brighton pada dasarnya adalah klub penjual, tetapi mereka akan berusaha memaksimalkan harga jual Ayari dan mempertimbangkan kedalaman skuad sebelum melepas pemain kunci.